Blog LPK Prima Buana Indonesi

Kegiatan LPK PBI

IMG20171003103545

Proses pendaftaran calon siswa magang, petugas sedang menerima berkas pendaftaran.

IMG20171003111707

Direktur LPK Prima Buana Indonesia,Aji Tarmuji,ST sedang melakukan sidak.

IMG20171003103735.jpg

IMG20171003103721.jpg

 

Test kemampuan awal, bagi yang memenuhi syarat dilanjutkan dengan medical checup pada hari rabu.

 

 

Pelatihan dimulai dengan apel, pembacaan Tata tertib pemagangan dan pengarahan dari instruktur.

IMG20171003103658.jpg

IMG20171003103812

Bagi yang lulus MCU akan segera mengikuti Pelatihan teori dan praktek di LPK PBI.

Sebelum pelatihan akan dilakukan test awal untuk mengetahui kemampuan dasar tentang dunia industri.

IMG20171004114545.jpg

Pengarahan terakhir sebelum praktek kerja di perusahaan.

 

 

Pada hari ini Rabu, 4 Oktober 2017 mereka Sudah siap ditempatkan, lengkap dengan atribute perusahaan dimana mereka bekerja.(Mr.Hdn)

Penutupan dan pelepasan siswa magang angkt.XXXXV/2017

DUTA SENYUM LPK PBI UNTUK INDONESIA

Lpk-pbi news, Cikarang- Setelah mengikuti pelatihan dasar/teori di Indistri Training Center LPK Prima Buana Indonesia di Jl.Amir Hamzah no.110 Ds.Sertajaya Kab.Bekasi, adik- adik sebanyak 5 orang ini segera melanjutkan pelatihannya di PT.IMC Purwakarta, bergabung dengan teman-teman lainnya yang sudah lama bekerja magang, untuk melengkapi pelatihan praktek mulai hari senin, 25 September 2017.

Mereka adalah : Resti, Kristi, Tuti, Aam dan Mery yang seluruhnya berdomisili di Cikampek, Purwakarta.

Menurut Pudin, salah seorang staff LPK PBI, mereka magang selama kurang lebih setahun, tiga bulan sekali mereka dievaluasi, bila ada kemajuan dalam penilaian : Absensi, kinerja dan Attitude, mereka bisa ditingkatkan sebagai karyawan ataupun sebaliknya, bila mereka tidak dapat menjaga kriteria penilaian tsb, sangsinya mereka akan dikembalikan ke Lembaga.

Mereka menerima uang saku bukan gaji, karena status mereka sekarang adalah masih siswa. Adapun besarnya adalah antara 60 – 80% dari UMR, yah kurang kebih 2,5 – 3 jt lah, tambah Pudin.

 

(hdn)

 

 

 

Pelatihan Bahasa Inggris bagi aparatur di Disnaker kab.Bekasi kerjasama dengan LPK Prima Buana Insonesia

IMG20170912184538

Peran serta LPK Prima Buana Indonesia dalam peningkatan kualitas SDM bukan hanya berkisar dengan tenaga kerja dan pemagangan, terbukti dengan digelarnya pelatihan tersebut di atas, semua unsur dapat kami layani.

IMG-20170922-WA0076

Foto bareng dengan bapak kadisnaker-Drs.H.Efendi ,para peserta training dan panitia dari LPK PBI.

Direktur LPK Prima Buana Indonesia refreshing di Kawah Kamojang.(Jum’at,150917)

 

FOTO-FOTO KEGIATAN PELATIHAN LPK PRIMA BUANA INDONESIA SEMESTER GENAP 2017

cropped-persentasi-pemagangan-2017.jpg

LPK PRIMA BUANA INDONESIA

Sosialisasi ISO9001/2015 karyawan LPKPBI dalam rangka peningkatan kualitas SDM dan pelayanan.

IMG20170906130452Sedang ujian secara online, jangan serius teuing atuh…

Angkatan I penempatan PT.Global Shensei Indonesi../*(hdn)

 

 

IMG20170908102646IMG20170908102635IMG20170908102542IMG20170908102300IMG20170908102222IMG20170908102144IMG20170908102110IMG20170908102030IMG20170908101907

Penempatan PT.GSI angkatan II

IMG_20170922_150223

 

Sesi praktek sambil jalan-jalan.

IMG20170914160436.jpg

Waktunya jalan-jalan

Sebanyak 28 peserta OUT CLASS ENGLISH TRAINING bagi aparatur dilingkungan Dinas Tenaga Kerja Kab.Bekasi yang diselenggarakan oleh LPK PRIMA BUANA INDONESIA bersiap mengikuti sesi jalan-jalan dalam rangka praktek pembuatan berita singkat dalam bahasa inggris, didampingi tim panitia termasuk 3 instruktur.
Rencana perjalanan praktek ini mengunjungi tempat-tempat wisata yang ada di Garut.

 

LPK PRIMA BUANA INDONESIA DAN SMK MITRA INDUSTRI DIUNDANG ILO – ORGANISASI BURUH INTERNASIONAL- MEMBAHAS PROGRAM PEMAGANGAN.

IMG_0465-1-.JPG

Organisasi Buruh Internasional (bahasa Inggris: International Labour Organization, disingkat ILO) adalah sebuah wadah yang menampung isu buruh internasional di bawah PBB. ILO didirikan pada 1919 sebagai bagian Persetujuan Versailles setelah Perang Dunia I. Organisasi ini menjadi bagian PBB setelah pembubaran LBB dan pembentukan PBB pada akhir Perang Dunia II.
Dengan Deklarasi Philadelphia 1944 organisasi ini menetapkan tujuannya. Sekretariat organisasi ini dikenal sebagai Kantor Buruh Internasional dan ketuanya sekarang adalah Guy Rider. ILO menerima Penghargaan Perdamaian Nobel pada 1969.Indonesia menjadi anggota ILO pada tanggal 11 Juni 1950

IMG20170823152735.jpg

LPK Prima Buana Indonesia diundang mewakili LPK-LPK di Indonesia, Aji Tarmuji, ST selaku Direktur datang Lansung memenuhi undangan bersama staf marketing nya. Undangannya yang lain adalah dari pihak sekolah kejuruan dari SMK Mitra Industri yang berkedudukan di kawasan MM2100 Cibitung, Darwoto selaku Pejabat di SMK MI juga sudah hadir, selain itu ibu Iis selaku Kepada Sekolah juga hadir yang sekaligus mewakili pihak kawasan MM2100 , yaitu dari PT. Jotun.
Pembahasan dilakukan di ruang rapat SMK Mitra Industri pada hari Rabu 23 Agustus 2017 pukul 15.30 berakhir pada pull 16.30 WIB, dengan dihadiri oleh 6 orang Terdiri dari perwakilan ILO, Prof. Erica Smith dan Teddy Gunawan, dari SMK Mitra Industri, Darwoto dan Ibu Lispiyatmini yang biasa dipanggil Bu lis saja, sedangkan dari LPK Prima Buana Indonesia, Aji Tarmuji selaku Direktur dan Mr. Hadiyantara,staf marketing.

Prof. Erica Smith selaku perwakilan yang ditugaskan Oleh ILO untuk mengetahui sampai Dimana perkembangan dari program pemagangan nasional ini. Seberapa besar efektifitasnya pada kepentingan rakyat Indonesia khususnya para pencari kerja pemula . Dalam menjalani tugas ini Prof. Erica Smith dibantu staf ILO Kantor perwakilan Indonesia, yaitu Teddy Gunawan yang bertugas sebagai Programmer Officer di Kantor ILO Jakarta.

Ibu Lis dari pihak SMK MI ber- presentasi tentang Program Kurikulum dan kegiatan belajar yang sudah dan Akan dilaksanakan. Dengan Bahasa Inggris yang lugas dan lancar Beliau menerangkan, dibantu Darwoto salah satu pengurus kawasan MM2100.
Dari sikap dan tanggapan yang diperlihatkan, Prof. Erica Smith sangat senang Dan antusias Bahwa program pemagangan ini wajib dipertahankan dan dikembangkan, setelah Aji Tarmuji menerangkan program pemagangan secara detail.
Selesai tanya jawab dan bahas membahas tentang program pemagangan, dilanjutkan dengan meninjau langsung kegiatan belajar siswa-siswi SMK Mitra Industri. hdn

Monitor dan evaluasi (Monev) Program Pemagangan National Oleh vokasi bidang LPK bersama Disnaker Kab.bekasi di kawasan Jababeka Bekasi.

IMG20170821154102Hotel President executive Club, Jababeka Cikarang .
15 orang yang datang menghadiri rapat monev pemagangan di kawasan Jababeka pada hari Senin 21 Agustus 2017 di Hotel President Executive Club kawasan Jababeka Jl. Niaga raya  Capitol Business District Kota Jababeka, cikarang – Bekasi 17550. Mewakili peruaahaan masing- masing, termasuk 5 orang yang Mewakili Disnaker Kab. Bekasi dan 2 orang dari Vokasi bidang LPK dan dari LPK Prima Buana Indonesia.


Seperti halnya monev-monev di kawasan lain hal yang masih menjadi kendala adalah kurangnya pemahaman mereka tentang visi Dan misi dari program pemagangan yang dicanangkan /launching oleh pemerintah Jokowi pada 23 December 2016 di karawang. Sehingga perusahaan masih maju mundur untuk segera melaksanakan program ini. Seperti yang diungkapkan ibu Vega pengelola Jababeka, “kami mau saja melaksanakan program pemagangan ini hanya untuk membantu Disnaker dalam hal penempatan siswa pemagangan yang sudah digalang oleh pihak Disnaker saja, kami tidak mau berurusan dengan LPK Atau semacamnya karena kami menganggap ini adalah “outshorching gaya baru”, cetus Bu vega berapi-api.
Aji Tarmuji, ST selaku perwakilan dari Tim Vokasi kab. Bekasi bidang LPK mengatakan, “Perusahaan boleh melakukan Pelatihan sendiri tanpa didampingi LPK bag yang sudah memiliki UPK (unit Pelatihan kerja), bagi perusahaan yang tidak mempunyai UPK wajib bekerjasama dengan LPK yang mempunyai standarisasi khusus, untuk menjamin kualitas dari lulusan LPK Itu sendiri, untuk lebij memahami visi dan misi program pemagangan ini silahkan baca PERMENAKER no. 36/2016”, jelas Aji Tarmuji yang juga sebagai Direktur LPK Prima Buana Indonesia.
Lastri dari PT. Soa mempertanyakan soal data base yang ada di Disnaker, “biar kami yang melakukan test di perusahaan kami, agar meringankan tugas disnaker”, cetus Bu Lastri menambahkan.
Pada umumnya yang menjadi kendala mengapa perusahaan-perusahaan Itu belum Berni melaksanakan program ini adalah tidak adanya Silabus dari Disnaker, menjaga stabilitas Keamanan terutama dari pihak management kantor sebelah (Serikat Buruh-red), tidak adanya koordinasi dengan pihak Disnaker Dan LPK.
“yang mereka (pihak PT) pertanyakan Sebenarnya Akan terjawab, bila saja mereka mengikuti alur yang Sebenarnya, ” ujar Aji Tarmuji. “Sebab itu semua sudah ada dalam MOU (Surat perjanjian) sebagai salah satu layanan dari LPK Itu sendiri termasuk pelaporannya ke Disnaker “,tambah Aji Tarmuji.
Bpk. Sulaeman selaku perwakilan dari Disnaker menjelaskan Bahwa data base dapat diminta ke Disnaker.”Dan kalau perlu adakan test secara massal di Disnaker,yaitu dengan model satu pintu”,tambah bpk. Julie Suhartono menimpali rekannya dari Disnaker Kab. Bekasi.
Ibu Vega dari pengelola Kawasan Jababeka memberikan usul agar permintaan masalah siswa pemagangan ini dihayer / dipool Oleh pihak kawasan Jababeka, kemudian diserahkan ke Disnaker untuk ditindaklanjuti.


Pada kesempatan tersebut, Ricki salah seorang perwakilan dari Disnaker menyampaikan pesan dari kadisnaker, yang mempertanyakan follow Up dari program pemagangan, sejauh mana pihak kawasan Jababeka menjalankan program ini. Disamping Itu kadisnaker menekankan agar perusahan-perusahaan menjalankan program ini dengan menta’ati semua Sesuai dengan Peraturan-peraturan yang berlaku. Sebelum acara ditutup oleh Bu Ratna, selaku sekdisnaker, Ricky melanjutkan dengan pendataan perusahaan yang sudah Dan belum melaksanakan program pemagangan ini. Dari 37 Perusahaan yang tercatat dilaporan, hanya 4-5 perusahaan yang sudah melaksanakan program ini.hdn

 

 

 

 

Laporan bidang lpk vokasi kab. Bekasi

top

20 orang yang hadir pada acara monitor dan evaluasi tim vokasi kab. Bekasi terdiri dari unsur pemerintah daerah dalam hal ini Disnaker, kadisnaker dan 3 orang stafnya, ketua Apindo kab. Bekasi, ketua kadin kab. Bekasi, ketua bidang LPK vokasi kab. Bekasi dan perwakilan dari LPK (LPK PBI dan LPK AHM) dan beberapa perwakilan dari perusahaan yang ada di kawasan Lippo Cikarang. Hari Senin 31 Juli 2017.Acara monev diadakan dikantor pengelola kawasan Lippo Cikarang, di gedung easton lantai 3, kab. Cikarang.


Berawal dari acara Launching Pemagangan oleh Mentri Tenaga Kerja tanggal 26 April 2017 di Aula Pemda Kab. Bekasi. Pada acara itu telah dicanangkan bahwa dalam rangka mendukung dan merealisasikan Permennaker nomor : 36 tahun 2016, bahkan dihadiri oleh bupati kab. Bekasi, telah melepas 1000 calon siswa pemagangan lebih untuk mengikuti program tsb. Namun pada pelaksanaannya seolah tidak ada kelanjutannya,
Padahal seperti yang dikatakan Kadisnaker kab. Bekasi bahwa Kab. Bekasi merupakan salah satu daerah pilot project selain Kerawang untuk menjadi daerah pelaksana PERMENAKER no. 36/2016 ini. Selain iitu kita semua seperti memegang tanggung jawab amanah yang segera harus dilaksanakan dari pemerintah pusat.
“kemudian ini menjadi beban sosial, dimana seperti semua ketahui bahwa lulusan SMK/A tiap tahunnya jauh lebih besar dari daya tampung lowongan pekerjaan itu sendiri, nah bagaimana cara kita menanggulangi hal itu? disinilah perlunya kebersamaan dari semua unsur termasuk aerikat buruh, janganlah beranggapan bahwa program ini dilihat sebagai hal yang negatif, apalagi sampai mengatakan bahwa program ini seperri outshorsing terselubung”, lanjut pak Kadisnaker lagi.

IMG20170731144403
“Harapan saya dalam 5 bulan ini semuanya sudah ter progres, dan program ini akan terus kita lakukan sepanjang PERMENAKER belum dicabut”, lanjut kadis yang dalam waktu dekat akan menikahkan putranya ini.
Sutomo selaku ketua Apindo Kab. Bekasi sekaligus penggagas acara monev ini mengatakan bahwa sangat simple sekali kalau perusahaan mau menjalan atau menggunakan siswa pemagangan, seperti yang dilakukan kawasan Ejip, mereka mengkolek siapa saja perusahaan yang berniat memanfaatkan tenaga siswa pemagangan ini, serahkan pada kami. Permasalahan trainingnya serahkan ke LPK. “LPK Prima Buana Indonesia yang sudah bersertifikat ISO 9001 misalnya”, sambung Sutomo.
Dari hasil monitor ini terlihat sebagian besar perusahaan yang hadir pada umumnya belum memahami visi dan misi dari program pemagangan ini.
Ulfa misalnya, belum melaksanakan program ini, “saya pikir dengan menggunakan siswa untuk PKL adalah bagian dari program ini”, ujar perwakilan dari PT. Mitra Tama ini. Begitu juga dengan perusahaan-perusahaan yang lain dengan nada yang sama menanyakan hal-hal yang sering kali diterangkan oleh pihak Disnaker maupun pihak lain. “tolong jangan itu-itu lagi yang ditanyakan, coba browsing tentang PERMENAKER nomor 36/2016, pelajari dari situ, mudahka? Himbau pak Kadisnaker agak kesal.
Sementara Ita selaku pengelola dari kawasan Lippo Cikarang mengatakan permohonan maaf kepada pihak Disnaker atas ketidakseriusan pihak perusahaan yang ada di kawasan lippo cikarang selama ini, “semoga kedepan kami akan lebih proaktif menyikapi setiap instruksi dari pihak Pemda dalam hal ini Disnaker Kab. Bekasi”, lanjut Ita.
Sementara Aji Tarmuji, ST dari LPK Prima Buana Indonesia sekaligus ketua bidang LPK vokasi kab. Bekasi mengatakan, “semua unsur yang terkait harus komit dengan PERMENAKER no. 36/2016 ini, perusahaan bisa melakukan sendiri pelatihannya kalau sudah mempunyai Unit Pelatihan Kerja (UPK), kalau belum harus bekerja sama dengan LPK yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan dan lebih baik lagi yang sudah bersertifikasi ISO. Kami mengeluarkan sertifikat pelatihan setelah siswa mengikuti pelatihan yang 25%, dan bersama dengan perusahaan kami mengeluarkan juga sertifikat pemagangan bila siswa dinyatakan lulus.”, lanjut bang Aji, panggilan akrab yang juga Sekjend Ko-Wappi ini.
Pihak Kadin menjelaskan bahwa jangan menganggap adanya pemagangan ini sebagai hambatan, justru ini adalah peluang untuk solusi menghemat biaya perusahaan, pendampingan dari perusahaan untuk siswa magang dilakukan oleh orang dalam perusahaan yang dianggap ahli dibidangnya, PKL bukan bagian dari program pemagangan ini. “kami siap memberi pelatihan kepada perusahaan yang berniat melatih karyawannya bagaimana pendampingan aeharusnya” ujar ketua kadin. HDN

Step by step pemagangan by LPK Prima Buana Indonesia